Sabtu, 07 Maret 2009

ALTERNATIF MENANGGULANGI PENGANGGURAN LEWAT
JASA LAYANAN PERPUSTAKAAN


Perpustakaan memang bukan merupakan barang baru, tapi sudah ada dan dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Sejak perpustakaan yang pertama didirikan oleh bangsa Asyria bernama Asurbanipal ( 668-633 SM) di kota Niniveh. Dengan bahan pustaka dari papyrus, daun lontar dan kulit binatang, hingga jaman sekarang yang lengkap dan megah seperti yang terdapat di Washington DC Amerika Serikat “ Library of congress” dimana bahan pustakanya serta mutahir, mulai dari bahan kertas, seleloid, pita magnetic, cd, laser disk, dan e-book. serta bahan-bahan lainnya yang serba komputerisasi. Memang perkembangan teknologi informasi, membawa pengaruh besar terhadap kemajuan perpustakaan dan memang inilah kenyataannya bahwa masyarakat ingin maju harus berani membenahi perpustakaan dan pustakawannya.
Istilah perpustakaan dalam bahasa inggrisnya “library” bersumber dari bahasa latin yaitu “librarium” yang berarti tempat menyimpan buku. Kemudian dalam buku pedoman standar perpustakaan di Indonesia dijelskan bahwa perpustakaan adalah tempat penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi, guna menambah pendidikan dan perkembangan kemajuan masyarakatnya. Jadi guna dan fungsi perpustakaan adalah sebagai pusat informasi, pendidikan, penelitian dan rekreasi bagi warga masyarakatnya. Sedangkan manfaat yang bias diambil dari perpustakaan diantaranya untuk menambah, memperluas dan memperdalam pengetahuan, dapat membina watak dan pribadi yang yang, dapat menambah dan miningkatkan keterampilan. Soejono Trimo,MLS, dalam buku pengadaan dan pemilihan bahan pustaka menjelaskan, bahwa koleksi perpustakaan yang baik akan membawa ke dalam tiga aspek yang utama yakni :
1. menjadikannya dari warga yang tidak produktif dan terdidik kepada seorang warga yang benar-benar produktif.
2. menjadikannya seorang anggota masyarakat yang lebih baik dan koperatif.
3. menjadikan insane yang “capable” untuk memperbaiki dirinya sendiri serta masyarakatnya.
Dengan demikian, betapa besar peran perpustakaan bila dikelola dengan baik, akan dapat menunjang berbagai kebutuhan warga masyarakatnya. Karena itulah perpustakaan perlu dibina dan dikembangkan agar kebutuhan masyarakat dan kegiatannya dapat terpenuhi. Lalu sekarang masalahnya bagaimana perpustakaan dapat mengatasi pengangguran?
Memang saat ini pemerintah tengah menghadapi masalah rumit dalam menghadapi pengangguran ini, ditambah lagi banyak perusahaan memutuskan hubungan kerja (PHK) .Ditambah lagi setiap tahun angkatan kerja semakin bertambah, diperparah lagi globalisasi ekonomi dunia yang tidak menentu, yang menambah parah terjadinya pengangguran. Lewat tulisan ini barangkali dapat menjadikan motivasi atau inspirasi untuk mengatasi pengangguran, siapa tahu? Perpustakaan seperti dijelaskan sebelumnya, mencakup berbagai bidang pengetahuan dan diperuntukan penggunaannya bagi masyarakat. Koleksi ilmu pengetahuan bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan, tentu hal ini akan memberi manfaat bagi pencari kerja yang ingin membekali diri dengan menambah keterampilan, dan akan membawa manfaat bagi para pekerja yang ingin menambah penghasilannya, serta sektor informal yang ingin mengembangkan pekerjaannya. Para pengangguran umumnya kurang memiliki keterampilan dan kurangnya kemauan berwirausaha. Mereka tidak begitu paham dengan situasi dunia kerja saat ini, dimana formasi yang tersedia terbatas, baik di instansi pemerintah maupun di sektor swasta, ditambah lagi mereka (para penganggur) dihadapkan pada persaingan pekerjaan yang semakin ketat. Karena itulah barangkali alternatif untuk menambah keterampilan salah satunya lewat jasa layanan perpustakaan. Apa benar bahan pustaka dapat menambah/meningkatkan keterampilan? Tapi alangkah baiknya dicoba dulu.! Bahan pustaka yang dapat menambah keterampilan diantaranya;
1. buku praktis cara bertani, beternak, bercocok tanam, ternak ikan, ternak unggas dan sejenisnya.
2. buku praktis teknik elektronik; mereperasi tv, radio, hp, video, komputer dan sejenisnya.
3. buku praktis mereperasi speda motor, mobil dan sejenisnya.
4. buku praktis teknik pertukangan; melas dan teknik bangunan.
5. buku praktis menganyam, menjahit, membordil, memahat, mengukir dan sejenisnya
6. buku praktis membuat aneka sablon.
7. buku praktis membuat berbagai jenis masakan dan makanan.
8. dan buku-buku lainnya.
Banyak sekali bahan perpustakaan yang dapat menambah pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat. Untuk itu, biasa mulai dari sekarang mulai berkunjung dan membaca di perpustakaan. Memang perpustakaan akan menambah cakrawala pengetahuan dan dapat meningkatkan daya kreatifitas menjadi lebih baik.( Akang zis : Pustakawan Perpusda Jambi)